Lucky Charms Rainbow

Rabu, 09 Maret 2016

International Women Day

jika kita menilik ke belakang, terbentuknya International Women Day (IWD) berangkat 
dari isu kekerasaan pada wanita dan kesetaraan. 

Di Indonesia sendiri, data menunjukkan bahwa angka kekerasan pada wanita mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, masih tingginya angka pernikahan anak di bawah umur, dan kenyataan bahwa meskipun dewasa ini perempuan telah berperan dalam bidang politik dan pemerintahan bahkan Indonesia pernah dipimpin oleh seorang wanita, faktanya hingga saat ini jumlah perempuan yang duduk dalam DPR hanya 17,32% (Tempo, 8 Maret 2015). 

Melihat fenomena di atas, tentu dapat menimbulkan pertanyaan apakah kelak kekerasan terhadap wanita menjadi hal yang biasa dan lumrah untuk dilakukan, apakah kesetaraan hanya sebatas semboyan-semboyan belaka. 

Tentu saja jawabannya : Tidak!

Kesetaraan 
yaitu tentang menghargai dan menghormati 
tentang melihat dari berbagai sisi
bukan tentang perkara mendominasi 
namun melepaskan ego
pun bukan tentang menggantikan peran 
namun tentang melengkapi 
tentang keterbukaan pemikiran
tentang kebebasan dalam menentukan pilihan tanpa intimidasi 
juga tentang penggerusan stigma bahwa perempuan bukan hanya tentang dapur, sumur, dan kasur. 

Happy International Women Day! 













Sabtu, 10 Oktober 2015

Let me go home

i do feel lonely 
but i don't want to tell anyone. 
i just do not want to make them worry

lonely is pain 
it's hurt me
it brokes me

All that i want right now is to be home

Selasa, 28 Juli 2015

Kepadamu yang di sana

kepadamu yang di sana
yang menari di atas hatiku
aku tau bahwa engkau ttau
pun aku disini menyimpan asa yang sama denganmu

Kepadamu yang di sana
tak perlu kau lafadzkan janji 
kepadaku
Biarlah Tuhan yang tahu 
rasaku padamu 
pun rasamu untukku

kepadamu yang di sana
aku doakan semoga engkau 
meraih citamu
hingga suatu hari nanti
jika Dia memang mengizinkan kita bersama
kau akan datang untukku
begitu pun aku padamu 



Sabtu, 10 Mei 2014

untitled

 hidup ini terlalu melelahkan
aku jenuh 
dengan semua ini
semuanya sama
mereka palsu
bertopeng
pun sama dengan aku
aku lelah
dengan dunia ini
gelap 
kenapa hanya bertumpuk kekecewaan yang tersisa?
kenapa tak ada lagi asa
kenapa tak jua ada kesempatan itu
aku lelah menjadi aku
pedih tertanam tanpa seorang pun tahu
dia pun begitu
senyum tawanya palsu
tak juakah kutemukan arti ketulusan itu
dimana aku bisa mencari
dimana aku bisa menemukannya
sementara dunia tak lagi bersahabat 
atau memang sejak awal semua ini palsu
hidup tak tahu apa yang aku cari
tak tahu apa yang sedang aku jalani
hidup kenapa harus ada kecewa
kenapa harus ada yang kalah 
kenapa semuanya tak semudah seperti halnya merangkai kata-kata
kenapa?
kenapa semua ini terlalu menjemukan
kenapa semua ini sepertinya hanya menjebak diriku
gelap sunyi dan kelam
hidup apakah itu buah dari semua yang telah aku lakukan
sudahi saja 
aku tak mengerti
mengapa tak bisa dibuat lebih sederhana lagi 
hidup 
sampai kapan 
karna ini terlalu melelahkan

Jumat, 09 Mei 2014

Senja Terakhir Kita

senja terakhir kita

pandanganku kabur karna air mata yang menggenang di kedua pelupuk mataku


"mungkin sampai sini saja, " 

tapi sayang lidahku kelu.. padahal ribuan pertanyaan menari-nari di kepalaku.

"aku ingin memintamu tetap disini, bersamaku" 
bukankah kita punya mimpi yang sama, sayang?"

ah tapi kenapa tak sedikitpun kata keluar dari mulutku

ini senja terakhir kita
dan aku tahu
aku tahu dari sorot matamu 
tak lagi sama seperti dulu
aku tahu dari senyummu 
tak lagi manis semanis dulu
aku tahu, sayang...

senja terakhir kita 
aku hanya bisa mendoakanmu
terima kasih sayang
atas kisah yang pernah kita rangkai 

senja terakhir kita
dan aku tak bisa menahanmu 






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...